Day News

Kuota Haji 2026 Terbagi Merata di Sulsel, Wajo Jadi Daerah dengan Jemaah Terbanyak

Jemaah Haji di Tanah Suci. (Foto:Istimewa).

Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan memastikan seluruh 24 kabupaten/kota di provinsi tersebut tetap memperoleh jatah keberangkatan haji tahun 2026.

Kepastian ini sekaligus menjawab kegelisahan sejumlah daerah yang sebelumnya disebut berpotensi tidak kebagian kuota akibat penerapan skema baru.

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Sulsel, Ikbal Ismail, mengatakan pihaknya telah menerima daftar calon jemaah yang berhak melakukan pelunasan dan diberangkatkan pada musim haji 2026 dari Kementerian Haji dan Umrah RI.

“Setelah kami cek secara keseluruhan, seluruh kabupaten/kota tetap mendapatkan bagian untuk keberangkatan 2026,” ujar Ikbal kepada wartawan, Kamis (20/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa pihak Kemenag di daerah telah diminta untuk memanggil para calon jemaah yang masuk dalam daftar pelunasan untuk diverifikasi. Setelah proses verifikasi selesai, nama-nama tersebut dilaporkan ke pusat untuk penetapan keberangkatan dan pemeriksaan kesehatan.

“Jika datanya sudah benar dan jemaah siap berangkat, langsung diteruskan ke pusat untuk proses penetapan dan tahapan kesehatan,” tambahnya.

Enam Daerah yang Sempat Terancam, Kini Tetap Berangkat

Sebelumnya, enam wilayah Toraja, Toraja Utara, Enrekang, Palopo, Luwu, dan Selayar dikabarkan terancam tidak mendapatkan kuota haji tahun depan karena keterbatasan alokasi. Namun, seluruhnya kini dipastikan tetap masuk daftar berangkat melalui kuota prioritas lanjut usia dan cadangan lunas.

“Sebelumnya itu hanya estimasi. Jika cadangan lunas tidak masuk alokasi, mungkin tidak bisa berangkat. Tapi syukurlah, semua cadangan yang sudah melunasi biaya diberi ruang untuk 2026,” kata Ikbal.

Kemenag Masih Tangani Penyelenggaraan Haji di Daerah

Ikbal juga menegaskan bahwa hingga saat ini penyelenggaraan haji dan umrah di daerah masih sepenuhnya ditangani oleh Kemenag Kabupaten/Kota. Sebab, struktur Kementerian Haji dan Umrah RI belum memiliki kantor wilayah maupun perwakilan daerah.

“Belum ada Kanwil ataupun kantor di Kabupaten/Kota yang dibentuk Kementerian Haji dan Umrah. Jadi pelayanan jemaah tetap ditangani Kemenag daerah,” jelasnya.

Wajo Mendapat Kuota Terbesar

Untuk alokasi kuota jemaah haji 2026, Kabupaten Wajo tercatat sebagai daerah dengan jumlah terbanyak yakni 1.902 jemaah. Disusul:

Sementara daerah dengan alokasi paling sedikit adalah:

Exit mobile version