Day News

Makassar Waspada Kemarau Panjang, BPBD Petakan 6 Wilayah Rawan Kekeringan Akibat El Nino 2026

DAYNEWS.ID, MAKASSAR — Ancaman kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai diantisipasi serius oleh Pemerintah Kota Makassar.

Melalui koordinasi lintas sektor, Pemkot menyiapkan langkah strategis untuk meminimalkan dampak kekeringan, kebakaran, dan gangguan kesehatan masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Fadli Tahar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan sedikitnya enam kecamatan yang berpotensi terdampak paling parah.

Wilayah tersebut meliputi Tallo, Panakkukang, Tamalanrea, Biringkanaya, Manggala, dan Ujung Tanah.

“Tallo menjadi salah satu wilayah paling rawan, bahkan saat musim hujan masih mengalami kekurangan air bersih,” ujarnya.

Fadli menjelaskan, El Nino menyebabkan penurunan curah hujan secara signifikan akibat pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik.

Dampaknya tidak hanya krisis air bersih, tetapi juga peningkatan risiko kebakaran serta gangguan kesehatan seperti ISPA dan dehidrasi.

Saat ini, BPBD Makassar telah memasuki tahap prasiaga dengan melakukan survei lapangan guna memastikan kondisi terkini di wilayah terdampak.

Selain mengandalkan anggaran daerah, Pemkot Makassar juga membuka peluang dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dan BUMN untuk memperkuat penanganan.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap dampak El Nino 2026 dapat ditekan seminimal mungkin, terutama di wilayah-wilayah rawan kekeringan. (*/DN)

Exit mobile version