DAYNEWS.ID, MAKASSAR — Perayaan HUT ke-27 Perumda Parkir Makassar Raya tahun ini membawa pesan khusus. Bukan hanya merayakan perjalanan perusahaan, manajemen juga menjadikan momentum tersebut untuk memperkuat integritas dan budaya kerja.
Peringatan digelar di halaman Kantor Perumda Parkir Makassar Raya, Jalan Hati Mulia, Makassar, Selasa (29/9/2026).
Mengusung semangat “Bersama Melangkah Menuju Parkir yang Lebih Baik”, rangkaian kegiatan diikuti Direksi, Dewan Pengawas, pejabat struktural, pegawai dan calon pegawai.
Perhatian khusus diberikan kepada calon pegawai. Mereka menandatangani surat pernyataan komitmen sebagai bagian dari proses membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas.
Penyerahan SK calon pegawai juga dilakukan secara simbolis dalam rangkaian acara tersebut.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali (ARA), mengatakan penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pengelolaan parkir yang semakin kompleks.
“Memasuki usia ke-27, tantangan Perumda Parkir semakin besar. Karena itu, yang kita bangun bukan hanya sistem perparkiran, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki integritas, tanggung jawab dan komitmen terhadap perusahaan,” ujar ARA.
Tak Cukup Hanya Andalkan Teknologi
ARA menilai perubahan sistem perparkiran tidak bisa hanya mengandalkan teknologi.
Digitalisasi memang menjadi bagian dari transformasi perusahaan. Namun, teknologi harus berjalan beriringan dengan kedisiplinan dan kualitas pelayanan para pegawai.
Karena itu, Perumda Parkir terus mendorong penguatan pengawasan, penataan juru parkir, pengembangan kantong parkir serta penerapan pembayaran non-tunai.
Pengelolaan parkir juga diarahkan agar semakin tertib, terintegrasi dan transparan.
“Teknologi harus kita perkuat, sistem harus kita benahi, tetapi yang paling utama adalah manusianya,” kata ARA.
Menurutnya, petugas yang berhadapan langsung dengan masyarakat memiliki peran penting dalam menentukan kualitas pelayanan perusahaan.
Sebab, pengalaman masyarakat terhadap layanan parkir tidak hanya ditentukan oleh sistem pembayaran atau fasilitas. Sikap dan kedisiplinan petugas di lapangan juga menjadi bagian penting.
Parkir Jadi Bagian dari Wajah Kota
Memasuki usia 27 tahun, Perumda Parkir Makassar Raya juga ingin memperluas peran perusahaan dalam mendukung penataan Kota Makassar.
ARA menyebut parkir yang tertata dapat berdampak pada kelancaran lalu lintas, kenyamanan masyarakat hingga aktivitas ekonomi.
“Perparkiran merupakan bagian dari wajah pelayanan sebuah kota. Parkir yang tertata akan memberikan dampak terhadap ketertiban lalu lintas, kenyamanan masyarakat dan aktivitas ekonomi,” tegasnya.
Karena itu, perusahaan tidak ingin pengelolaan parkir hanya dipandang dari sisi penerimaan. Penataan kawasan, pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan menjadi bagian dari agenda transformasi.
Peringatan HUT ke-27 ditutup dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama.
Bagi jajaran Perumda Parkir, momentum tersebut menjadi titik untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menatap agenda pembenahan ke depan.
ARA menegaskan perusahaan akan terus mendorong inovasi, digitalisasi, peningkatan pengawasan dan pengembangan infrastruktur parkir.
“Ini adalah momentum untuk melihat ke depan, memperkuat komitmen dan bergerak bersama. Target kita jelas: pelayanan semakin baik, perusahaan semakin sehat, dan pengelolaan parkir Kota Makassar semakin tertib dan modern,” pungkasnya. (*)
