Day News

Appi Sentil Realitas Ojol Makassar: Sehari Tak Bekerja, Dapur Bisa Ikut Berhenti

Kegiatan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Gojek yang berlangsung di Nipah Mall, Kamis (1/10/2026). Foto (ist)

DAYNEWS.ID, MAKASSAR — Di balik aktivitas para pengemudi ojek online (ojol) yang setiap hari hilir mudik mencari penumpang dan mengantar pesanan, ada keluarga yang menggantungkan hidup dari penghasilan mereka.

Realitas itu menjadi perhatian Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau lebih di kenal dengan sapaan Appi saat menyapa langsung para mitra pengemudi Gojek dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Gojek di Nipah Mall, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (1/10/2026).

Munafri mengatakan, kesehatan menjadi modal penting bagi pekerja yang setiap hari menghabiskan banyak waktu di jalan. Karena itu, pemeriksaan kesehatan tidak seharusnya dilakukan setelah seseorang merasakan sakit.

“Pemeriksaan kesehatan sangat penting, deteksi sejak dini dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi tubuh sekaligus mencegah risiko kesehatan,” ujar Munafri.

Namun, perhatian Munafri tak berhenti pada persoalan kesehatan.

Ia juga menyoroti posisi pekerja yang menjadi tulang punggung keluarga. Menurutnya, ketika pencari nafkah utama mengalami kecelakaan, musibah, atau meninggal dunia, dampaknya bisa langsung dirasakan keluarga yang ditinggalkan.

Karena itu, Pemkot Makassar memberikan perlindungan sosial melalui Program Makassar Berjasa (Makassar Berbagi Jaminan Sosial).

Sebanyak 81.466 pekerja rentan mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Sekitar 45.000 pekerja di antaranya juga memperoleh tambahan perlindungan Jaminan Hari Tua (JHT).

Munafri menilai jaminan sosial menjadi bagian penting untuk memberikan rasa aman kepada pekerja ketika menjalankan aktivitas mencari nafkah.

“Jaminan BPJS inilah yang akan memberikan kekuatan kepada mereka bahwa di dalam konsentrasi bekerja ada negara yang menjamin kehidupan keluarga mereka, ada negara yang terus memperhatikan kehidupan mereka,” katanya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memberikan perlindungan kepada pekerja terus diperkuat.

Munafri juga mengingatkan para pengemudi Gojek untuk menjaga kesehatan, mengutamakan keselamatan, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama bekerja.

Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan juga perlu diperluas hingga kepada keluarga para pekerja.

“Kami Pemkot Makassar terus menyiapkan berbagai jaminan sosial bagi masyarakat. Memberikan bantuan, memberikan pertolongan, inilah yang menjadi harapan kita bersama,” tuturnya.

Munafri mengapresiasi Gojek yang membuka ruang kolaborasi melalui program CKG tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak pekerja dan keluarganya mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan.

“Sinergi kita diperkuat sehingga kesehatan masyarakat, khususnya kelompok pekerja yang menjadi tulang punggung keluarga, dapat menjadi perhatian bersama,” pungkasnya. (*/dn)

Exit mobile version