Macron Sentil AS Era Trump, Hubungan Barat Disebut di Ambang Retak

Emmanuel Macron Foto (IST)

DAYNEWS.ID, PARIS – Ketegangan geopolitik di Eropa terus meningkat di tengah konflik Ukraina yang belum mereda dan perbedaan sikap antarnegara Barat. Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan bahwa kebijakan luar negeri Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump berpotensi mengasingkan sekutu-sekutunya serta mengancam stabilitas global.

Macron menilai pendekatan Washington yang cenderung menjauh dari kerja sama multilateral telah memicu kekhawatiran serius di kalangan negara-negara Eropa, khususnya terkait peran NATO dan solidaritas Barat dalam menghadapi Rusia.

“Amerika Serikat terlihat semakin menjauh dari sekutu tradisionalnya, dan hal ini dapat melemahkan keseimbangan geopolitik dunia,” ujar Macron, seperti dikutip The Guardian, Kamis (8/1/2026).

Selain isu pertahanan, perdebatan di Eropa juga mengemuka terkait kebijakan impor gas Rusia. Sejumlah negara masih bergantung pada energi Moskow, meski tekanan politik meningkat agar Eropa memutus ketergantungan tersebut demi menjaga konsistensi sikap terhadap konflik Ukraina.

Perbedaan pandangan ini dinilai memperumit koordinasi internal Uni Eropa dan NATO. Macron pun mendorong Eropa untuk memperkuat kemandirian strategis, baik di sektor pertahanan maupun energi, agar tidak terlalu bergantung pada kebijakan Amerika Serikat.

Di tengah meningkatnya tensi NATO–Rusia, Eropa kini berada pada posisi krusial untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus menentukan arah kebijakan geopolitik jangka panjang. (*/DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *