DAYNEWS.ID, MAKASSAR– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) akan menyelenggarakan bursa kerja pada 1–2 Desember 2025.
Sebanyak 25 perusahaan dari berbagai bidang telah mengonfirmasi keikutsertaannya dalam kegiatan yang dipusatkan di pelataran Baruga Andi Pangerang Pettarani, Kampus Unhas Makassar.
Kepala Disnakertrans Sulsel, Jayadi Nas, menjelaskan bahwa agenda ini dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha secara langsung, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan.
“Kami ingin memastikan kegiatan ini menjadi ruang efektif yang mempertemukan talenta-talenta muda Sulsel dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Harapannya, tingkat penyerapan tenaga kerja bisa meningkat,” ujar Jayadi, Minggu (23/11/2025).
Lowongan Khusus Penyandang Disabilitas
Jayadi menegaskan bahwa pemerintah provinsi memberikan perhatian serius kepada kelompok difabel. Oleh karena itu, job fair ini juga menghadirkan ruang khusus bagi penyandang disabilitas yang ingin mengakses peluang kerja.
“Kami sediakan jalur khusus untuk pelamar disabilitas. Ini bagian dari komitmen pemerintah agar kesempatan kerja terbuka bagi semua kelompok masyarakat,” jelasnya.
Diisi Talk Show dan Penguatan Layanan Digital Ketenagakerjaan
Selain pameran lowongan kerja, rangkaian kegiatan juga mencakup talk show seputar dunia ketenagakerjaan serta sosialisasi aplikasi layanan yang dikembangkan Kementerian Ketenagakerjaan.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat semakin melek teknologi dalam mencari informasi kerja sekaligus memanfaatkan layanan ketenagakerjaan secara lebih mudah.
Pemprov Sulsel menargetkan job fair menjadi salah satu instrumen efektif menekan tingkat pengangguran terbuka.
Usai Job Fair Unifa Oktober 2025
Bursa kerja ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang digelar Pemprov Sulsel pada 15–16 Oktober 2025 di Universitas Fajar Makassar dalam rangka HUT ke-356 Sulsel. Kegiatan tersebut mendapat respons besar dari pencari kerja.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, sebelumnya menegaskan bahwa job fair adalah program strategis untuk menghubungkan perusahaan dan pencari kerja secara langsung.
“Job fair adalah langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan, sekaligus mendukung dunia usaha memperoleh tenaga kerja yang sesuai kebutuhan,” kata Andi Sudirman waktu itu.
