Tak Tebang Pilih! Tallo Sikat Lapak Liar, Tangki Usaha Hingga Warkop Viral Sekaligus

DAYNEWS.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kecamatan Tallo bergerak tegas. Tak hanya lapak PKL, berbagai pelanggaran fasilitas umum kini disikat dalam satu gerakan penertiban besar.

Sebanyak 27 lapak liar yang menempati trotoar dan drainase ditertibkan dari kawasan Jalan Sunu dan sekitarnya. Langkah ini menjadi bagian dari program penataan kota yang lebih masif.

Camat Tallo, Andi Husni, menegaskan pihaknya tidak akan tebang pilih dalam menindak pelanggaran.

“Semua yang melanggar akan kami tertibkan, tapi dilakukan bertahap,” tegasnya.

Selain lapak PKL, perhatian juga tertuju pada keberadaan tangki usaha di sepanjang Jalan Teuku Umar. Tangki-tangki tersebut dinilai mengganggu pejalan kaki hingga menutup saluran air.

Kondisi ini dinilai berpotensi menyebabkan genangan saat hujan, sehingga aparat kecamatan langsung turun melakukan pembersihan.

Yang paling menyita perhatian, penertiban juga menyasar Warkop Momoyo yang sebelumnya viral. Lokasi tersebut kini telah dibersihkan setelah menjadi sorotan publik.

Meski terkesan tegas, pendekatan yang dilakukan tetap humanis. Tidak ada perlawanan dari pedagang, bahkan sebagian membongkar lapaknya secara mandiri.

Ke depan, penertiban akan diperluas ke Kelurahan Kaluku Bodoa, dengan target lapak penjual kayu yang melanggar aturan tata ruang.

Sebagai solusi, pemerintah tengah menyiapkan kawasan pusat kuliner baru di Lakkang untuk menampung pedagang terdampak.

Langkah ini diharapkan mampu menyeimbangkan antara ketertiban kota dan keberlangsungan ekonomi masyarakat. (*/DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *