Proyek Jalan MYP Sulsel Dikebut, Jalur Penghubung Antarwilayah Mulai Berubah Total

DAYNEWS.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mempercepat pelaksanaan proyek jalan melalui program Multi Years Project (MYP) yang tersebar di berbagai wilayah strategis Sulsel.

Program tersebut menjadi langkah besar Pemprov Sulsel dalam memperbaiki kualitas infrastruktur transportasi sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat antarwilayah.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, proyek ini difokuskan pada ruas dengan tingkat mobilitas tinggi yang selama ini menjadi jalur utama distribusi barang dan aktivitas masyarakat.

Berbagai pekerjaan kini tengah berlangsung, mulai dari pengaspalan hotmix, pembangunan bahu jalan beton, pemasangan drainase, hingga penguatan struktur jalan.

Pada Paket 2, pengerjaan dilakukan di sejumlah ruas seperti Panciro–Batas Kota Makassar, Batas Gowa–Barombong–Takalar, hingga ruas Palleko–Towata dan Jeneponto–Rumbia.

Sementara Paket 3 menyasar ruas Mario–Binabaru–Batas Pinrang serta Batas Sidrap–Malimpung dengan fokus penguatan talud dan lapisan aspal jalan.

Untuk Paket 4, pekerjaan tersebar di wilayah Salaonro–Wajo, Impa-Impa–Anabanua, Doping–Atapange, dan Batas Soppeng–Ulugalung.

Sedangkan Paket 5 mencakup pembangunan saluran serta pengaspalan di ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae dan Ujung Lamuru–Palattae.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Muhammad Rosyadi mengatakan proyek tersebut diharapkan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menyebut perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga mempercepat distribusi logistik dan hasil pertanian.

“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi lebih baik, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” katanya.

Pemprov Sulsel menargetkan seluruh tahapan pekerjaan MYP berjalan sesuai jadwal agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat di berbagai daerah Sulawesi Selatan. (*/dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *